Artikel Pesepakbola Bertalenta

Rabu, 29 Maret 2017

Maestro Lini Tengah Denmark: Christian Eriksen

Christian Eriksen harapan baru sepakbola Denmark

Christian Dannemann Eriksen adalah pesepakbola profesional berusia 25 tahun asal Denmark yang berposisi sebagai Gelandang Serang di klub Inggris Tottenham Hotspur dan Tim Nasional Denmark.

Eriksen mulain bermain sepakbola di tim kampung halamannya Middlefart saat masih berusia 3 tahun. Lalu di usia 13 tahun, ia pindah ke Odense Boldklub yang berkompetisi di Liga Junior Denmark. Eriksen membawa timnya tersebut sampai ke semifinal sebelum akhirnya dikalahkan Brøndby IF. Tapi kemudian ia dinobatkan sebagai “Best Technical Player” di turnamen tersebut. Di tahun berikutnya Eriksen sukses membantu Odense Boldklub menjuarai turnamen tersebut. Bakatnya mulai tercium oleh beberapa klub besar di Eropa. Eriksen pun tercatat pernah melakukan trial di Barcelona, Chelsea, Real Madrid, Manchester United, dan AC Milan.

Setelah menjalani trial bersama beberapa klub tersebut, pada 2008 akhirnya Eriksen lebih memilih untuk bergabung dengan klub Eredivisie Ajax Amsterdam dengan kontrak dua setengah musim sebesar €1 juta. Ia memilih Ajax karena tidak ingin cepat-cepat bermain di klub yang lebih besar dan berpikir bahwa Eredivisie bagus untuk perkembangannya. Memulai karirnya di tim muda, Eriksen kemudian promosi ke tim utama pada Januari 2010. Sebulan kemudian, ia melakoni debutnya bersama tim utama saat Ajax menghadapi NAC Breda di Eredivisie. Pelatih Ajax saat itu Martin Jol menyejajarkan kualitas Eriksen dengan para seniornya yang juga lulusan tim muda Ajax yaitu Wesley Sneijder dan Rafael van der Vaart dan mengatakan bahwa Eriksen adalah pembaca permainan yang bagus dalam peran “Nomor 10” seperti kedua seniornya tersebut dan juga Legenda Denmark Michael Laudrup, yang juga pernah bermain untuk Ajax. Legenda Ajax dan Sepakbola Johan Cruyff pun memberikan pujian terhadap Eriksen, ”Ia adalah pemain yang saya kagumi sepenuh hati.” Eriksen memperkuat Ajax selama 5 musim. Gelar yang didapatnya selama di Ajax adalah 4 Piala Eredivisie yang 3 diantaranya diraih secara berturut-turut, 1 gelar Piala Belanda, dan 1 Piala Super Belanda. Eriksen juga meraih penghargaan individu diantaranya Marco Van Basten Award (Pemain Muda Terbaik Ajax) dan Pemain Muda Terbaik Liga Belanda yang keaduanya diraih pada 2011. Eriksen total sudah tampil 162 kali bersama Ajax di semua kompetisi.
Eriksen saat masih membela Ajax Amsterdam

Pada Agustus 2013, Tottenham Hotspur yang sedang diguyur dana besar dari hasil penjualan Gareth Bale mengumumkan bahwa mereka telah meyelesaikan transfer Eriksen dari Ajax dengan dana yang dipercaya sebesar £11 juta. Eriksen bergabung dengan Tottenham bersamaan dengan Erik Lamela dari AS Roma dan Vlad Chiriches dari Steaua Bucuresti. Tottenham mendatangkan 3 pemain tersebut dengan total dana £109.5 juta. Eriksen memulai debutnya untuk Tottenham saat berjumpa Norwich City dan di laga tersebut ia langsung menyumbangkan 1 assist untuk Gylfi Sigurðsson. Ia pun langsung menuai pujian dari pelatih André Villas-Boas dan langsung menjadi pilihan utama di lini tengah Tottenham. Musim ini adalah musim keempat Eriksen untuk Tottenham. Total ia telah tampil sebanyak 220 kali untuk Tottenham serta menorehkan 55 gol dan 75 assist di semua kompetisi.

Di Tim Nasional Eriksen memulai debut seniornya bersama Denmark di tahun 2010 saat menghadapi Austria, dan ia menjadi debutan temuda keempat di Tim Nasional Denmark. Eriksen juga diikutsertakan pelatih Morten Olsen ke Piala Dunia 2010, ia menjadi pemain termuda di kompetisi tersebut. Namun sayang Denmark gugur di fase grup. Eriksen mencetak gol perdananya untuk Denmark pada 2012 saat berjumpa Islandia dan menjadikannya pemain termuda Denmark yang mencetak gol di Kualifikasi Euro, 9 hari lebih muda dari Michael Laudrup yang mencetak gol pertamanya di tahun 1983. Sampai saat ini Eriksen telah mengantongi 65 caps serta 9 gol dan 12 assist bagi Denmark. Eriksen juga mendapatkan gelar Pemain Terbaik Denmark 3 kali berturut-turut.
Eriksen saat membela Tim Nasional Denmark

Eriksen adalah gelandang bertipe “Nomor 10” yang memberikan kreasi dan membuat perbedaan dalam pertandingan. Ia gemar melakukan tendangan jarak jauh dan memberikan umpan terobosan serta umpan cut inside dan mempunyai kelebihan dalam melakukan tendangan bebas. Di Tottenham, Eriksen ditunjuk sebagai algojo bola mati. Ia juga kuat saat menguasai bola dan passingnya sangat baik. Fleksibilitasnya juga sangat tinggi, meskipun berposisi sebagai pemain tengah, ia juga sering berlari ke posisi sayap untuk melakukan crossing ataupun cut inside. Eriksen adalah pengatur serangan bagi Tottenham, kemampuan membaca permainan dan sentuhan magisnya membuat Eriksen menjadi maestro di lini tengah yang membuat permainan Tottenham terlihat sangat hidup.

Eriksen adalah pemain yang sangat penting bagi Tottenham dan harapan baru bagi sepakbola Denmark sepeninggal duo kakak beradik Michael dan Brian Laudrup yang selalu dipuja-puja masyarakat Denmark.


0 komentar:

Posting Komentar