Artikel Pesepakbola Bertalenta

Minggu, 02 April 2017

Bek Rambut Kuncir Dari Swiss: Ricardo Rodriguez



Ricardo Iván Rodríguez Araya adalah pesepakbola profesional berusia 24 tahun asal Swiss yang berposisi sebagai Bek Kiri di klub Bundesliga Vfl Wolfsburg dan Tim Nasional Swiss.

Ricardo Rodriguez adalah seorang blasteran 3 negara karena Ia lahir di Swiss, Ayahnya berasal dari Spanyol, dan Ibunya berasal dari Chile. Ia memulai karir sepakbolanya di klub FC Schwamendingen sebelum akhirnya pada 2002 bergabung ke tim muda FC Zurich di usia 11 tahun. Rodriguez kemudian berhasil promosi ke tim senior pada 2009 saat usianya 16 tahun. Setelah promosi, Rodriguez melakoni laga debut seniornya di usia 17 tahun sebagai pemain pengganti saat FC Zurich menang 2-0 melawan Bellinzona. Setelah membela FC Zurich di 35 pertandingan, FC Zurich mengumumkan bahwa mereka telah menerima tawaran untuk Rodriguez dari Vfl Wolfsburg. Sebelum hengkang, Rodriguez memenangi penghargaan Pemain Terbaik pilihan para fans musim 2011-2012.
Rodriguez saat masih membela FC Zurich

Pada Januari 2013, Rodriguez resmi hijrah ke Wolfsburg dengan biaya transfer sebesar £7.5 juta dengan kontrak empat setengah musim. Ia melakoni debutnya bersama Wolfsburg saat mengalahkan FC Köln 1-0. Di musim pertamanya, Rodriguez langsung menjadi andalan di pos bek kiri Wolfsburg yang saat itu dilatih Felix Magath. Ia selalu bermain di setiap pertandingan Wolfsburg tanpa pernah sekalipun digantikan oleh pemain lain. Rodriguez mencetak gol perdananya bersama Wolfsburg pada musim 2013-2014 lewat tendangan bebas ke gawang Borussia Dortmund. Di musim tersebut Rodriguez mencatatkan 5 gol dan 9 assist. Torehan gol dan assist tersebut menjadi yang terbanyak diantara bek sayap lain di Eropa. Ia juga mencatatkan 2.3 umpan kunci per pertandingan menyamai Andrea Pirlo dan 2.6 dribble sukses per pertandingan melampaui Cristiano Ronaldo. Performanya ini menarik minat beberapa tim besar di Eropa. Rodriguez dikabarkan semakin dekat untuk hijrah menuju Internazionale Milan. Inter kabarnya sepakat dengan biaya klausul pelepasan Rodriguez sebesar €22 juta dan diperkirakan akan bergabung musim depan.Di Wolfsburg, Rodriguez sudah bermain di 157 pertandingan dan 20 gol. Ia juga mempersembahkan DFB Pokal atau Piala Jerman musim 2014-2015 dan Piala Super Jerman tahun 2015.

Di Tim Nasional, Rodriguez memulai debut seniornya di laga kualifikasi Euro 2012 menghadapi Wales. Sebelumnya saat di level junior, Ia pernah membawa Swiss juara Piala Dunia U-17 pada 2009. Di level senior, Rodriguez telah bermain di beberapa turnamen. Diantaranya adalah Olimpiade 2012, Piala Dunia 2014, dan yang terakhir Euro 2016. Di Euro 2016, Ia tak tergantikan di posisinya hingga Swiss berhasil menembus babak 16 besar. Namun, langkah Rodriguez dan Swiss harus terhenti karena kalah adu penalti dari Polandia. Rodriguez sampai saat ini sudah mengantongi 45 caps untuk Tim Nasional Senior. Ia juga adalah peraih gelar Pemain Terbaik Swiss tahun 2014.
Rodriguez saat membela Tim Nasional Swiss

Ricardo Rodriguez adalah bek kiri yang memiliki naluri menyerang yang lebih tinggi ketimbang bertahan. Ia sangat rajin melakukan overlap untuk memberikan crossing bagi rekan-rekannya dan juga sesekali menusuk ke dalam pertahanan lawan untuk melakukan shoot atau memberi umpan terobosan. Itu membuatnya terlihat seperti seorang sayap kiri dan gelandang serang. Satu lagi spesialisasi yang dimiliki Rodriguez adalah dalam mengeksekusi bola mati. Di Wolfsburg dan di Swiss Ia ditunjuk sebagai algojo bola mati. Karena itu Rodriguez kerap mencetak gol dari bola mati baik lewat penalti maupun tendangan bebas. Namun juga dalam bertahan, Ia bisa diandalkan saat melakukan duel satu lawan satu. Ketenangannya pun sangat efektif dalam menghalau serangan lawan. Manajer Wolfsburg saat itu Dieter Hecking pun memberikannya pujian sebagai bek kiri terbaik di Bundesliga.

Rodriguez juga terkenal dengan gaya rambut kuncirnya yang khas. Rambut kuncirnya ini tak pernah berubah dari saat ia masih membela FC Zurich hingga saat ini.

Dengan usia yang masih muda dan segala potensi yang dimilikinya, Ricardo Rodriguez memiliki kesempatan besar untuk menjadikan dirinya bukan hanya bek kiri terbaik di Bundesliga, melainkan yang terbaik di dunia.


0 komentar:

Posting Komentar