![]() |
| Alessio Romagnoli Talenta Muda Pengidola Nesta |
Alessio
Romagnoli adalah pesepakbola profesional berusia 22 tahun asal Italia yang
berposisi sebagai Bek Tengah di Klub Serie A AC Milan dan Tim Nasional Italia.
Berstatus
sebagai pemain muda binaan AS Roma, pada musim 2012-2013 Romagnoli secara
mengejutkan dipanggil pelatih tim utama Roma saat itu Zdeněk Zeman ke skuad
utama di usianya yang ke 17. Ia melakoni debut seniornya sebagai starter bersama AS Roma pada 11 Desember
2012 saat menghadapi Atalanta dan bermain penuh di laga tersebut. Romagnoli
mencetak gol perdananya bersama AS Roma pada Maret 2013 saat menghadapi Genoa.
Di musim pertamanya Ia hanya tampil 3 kali bersama Roma. Barulah pada musim
2013-2014 saat Roma dilatih oleh Rudi Garcia jumlah penampilan Romagnoli
sedikit bertambah. Ia mencatatkan 14 penampilan di seluruh kompetisi bersama
Roma di musim tersebut. Oleh Rudi Garcia Romagnoli sering ditempatkan di posisi
Bek Tengah dan Bek Kiri.
![]() |
| Romagnoli saat masih memperkuat AS Roma |
Kemudian pada
September 2014, Romagnoli bergabung ke Sampdoria sebagai pemain pinjaman selama
semusim penuh dengan biaya transfer €500 ribu dan opsi permanen sebesar €2
juta. Ia melakoni debutnya sebagai pemain pengganti saat Sampdoria menang 2-0
atas Torino. Lalu mencetak gol perdananya saat Sampdoria dikalahkan Chievo 1-2.
Di Sampdoria, Romagnoli menampilkan performa yang bagus dan bermain di hampir semua laga bersama Sampdoria. Ia telah tampil di 31 pertandingan di semua kompetisi dan
mencetak 2 gol. Sebelum akhirnya Roma memanggilnya kembali dari masa pinjaman.
![]() |
| Romagnoli saat dipinjamkan ke Sampdoria |
Pada Agustus
2015, Romagnoli hijrah ke AC Milan untuk mengarungi musim 2015-2016 dengan
biaya transfer yang mengejutkan sebesar €25 juta dan kontrak selama 5 musim.
Harga tersebut terbilang mahal bagi seorang bek yang saat itu masih berusia 20
tahun. 6 hari setelah diperkenalkan Romagnoli langsung memulai debutnya bersama
AC Milan saat menghadapi Fiorentina. Di Milan, Ia mulai menjadi pilihan utama
di lini pertahanan setelah menampilkan permainan yang konsisten. Romagnoli juga
membantu Milan meraih gelar Supercoppa
Italiana 2016 setelah berhasil mengalahkan Juventus 4-3 lewat adu penalti di
Stadion Jassim Bin Hamad, Doha, Qatar. Kedua tim sebelumnya bermain imbang 1-1
di waktu normal hingga akhirnya laga harus diselesaikan lewat drama adu penalti.
Hingga musim keduanya saat ini bersama AC Milan, Romagnoli total telah mengemas
64 penampilan dan 1 gol di semua kompetisi.
Di Tim
Nasional, Romagnoli sudah tampil di berbagai kategori usia mulai dari U16, U17,
U19, hinga U21 yang tampil di Euro U21 di tahun 2015. Ia berduet dengan partner
yang tak kalah hebatnya yaitu Daniele Rugani. Di Tim Nasional Senior, Romagnoli
dipanggil untuk pertama kalinya saat Italia menghadapi Perancis di laga
persahabatan dan menghadapi Israel di Kualifikasi Piala Dunia 2018. Namun
Romagnoli baru melakoni debutnya bersama Tim Nasional Senior saat imbang dengan
Spanyol 1-1 di laga Kualifikasi Piala Dunia 2018. Ia bermain penuh 90 menit di
laga debutnya tersebut. Total Romagnoli sudah mengantongi 5 caps bersama Tim
Nasional Senior Italia. Tentu angka tersebut masih bisa bertambah mengingat
usianya masih 22 tahun dan potensinya cukup menjanjikan untuk menggantikan
posisi Giorgio Chiellini ataupun Andrea Barzagli yang sudah memasuki usia senja
sebagai pesepakbola.
![]() |
| Romagnoli saat bermain untuk Tim Nasional Italia |
Romagnoli
adalah Bek berkaki kiri yang berbakat, elegan, dan komplit. Ia bisa memainkan
posisi Bek Tengah dan Bek Kiri dengan sama baiknya. Selain itu Romagnoli juga
memiliki ketenangan dan kepercayaan diri untuk menjaga lini pertahanan ataupun
menghalau bola kedepan. Dengan postur tubuh setinggi 188 cm, Ia juga bisa
diandalkan dalam duel-duel bola udara. Positioning
dan kemampuan tacklenya pun sangat
baik. Mengingatkan kita dengan Bek Milan terdahulu yang sekalligus idola
Romagnoli, yaitu Alessandro Nesta.
Dengan teknik
dan talenta yang ia miliki tersebut, Romagnoli bisa dibilang adalah Bek Muda
Italia yang paling menjanjikan saat ini. Mungkin di masa depan, Ia bisa menjadi
legenda bagi klubnnya AC Milan dan Tim Nasional Italia seperti idolanya
Alessandro Nesta.










0 komentar:
Posting Komentar