Artikel Pesepakbola Bertalenta

Senin, 10 April 2017

Ter Stegen, Satu Dari Sekian Banyak Tembok Hebat Jerman

Marc-André ter Stegen

Marc-André ter Stegen adalah pesepakbola profesional berusia 24 tahun yang berasal dari Jerman dan berposisi sebagai Penjaga Gawang di klub La Liga FC Barcelona dan Tim Nasional Jerman.

Lahir di Mönchengladbach, Ter Stegen memulai karir sepakbolanya di klub tempat kelahirannya Borussia Mönchengladbach pada pertengahan musim 2010-2011. Setelah mencuri perhatian saat memperkuat tim reserve atau tim cadangan, Ia kemudian promosi ke tim utama yang saat itu tengah terpuruk di Bundesliga. Mönchengladbach hanya mengumpulkan 16 poin dari 22 pertandingan dan performa kiper utama saat itu Logan Bailly sangat mengecewakan. Akhirnya Ter Stegen memulai debutnya menggantikan Logan Bailly saat menghadapi FC Köln. Di tangan Ter Stegen pertahanan Mönchengladbach sedikit lebih baik. Ia berhasil mencatatkan 4 cleansheets dan berhasil membawa Mönchengladbach lolos dari jurang degradasi melalui babak play off di musim tersebut. Pada musim berikutnya, Ter Stegen mengukuhkan diri sebagai Penjaga Gawang utama Mönchengladbach dan memakai nomor punggung 1 peninggalan Logan Bailly yang dipinjamkan ke Swiss. Ia dan Mönchengladbach yang juga saat itu masih diperkuat Marco Reus melanjutkan performa positifnya saat menghadapi Bayern Munich. Ter Stegen berhasil membuat cleansheet dan mengalahkan Bayern 1-0 yang saat itu diperkuat pesaing terberatnya di Tim Nasional Manuel Neuer yang juga melakoni laga debutnya di Bayern setelah pindah dari Schalke. Ter Stegen terus mencuri perhatian bersama Mönchengladbach dan kerap dikaitkan dengan klub raksasa Spanyol FC Barcelona. Hingga akhirnya pada musim 2013-2014, Ia menolak perpanjangan kontrak dari Mönchengladbach dan dilaporkan telah sepakat bergabung dengan Barcelona yang sempat ia tolak musim sebelumnya. Di Mönchengladbach, Ter Stegen telah bermain 127 kali di semua kompetisi dan mendapatkan penghargaan Penjaga Gawang Terbaik Bundesliga versi Kicker di musim 2011-2012.
Ter Stegen saat membela Mönchengladbach di laga terakhirnya

Akhirnya pada Mei 2014, Ter Stegen resmi menjadi bagian dari FC Barcelona dengan biaya transfer sebesar €12 juta dan kontrak selama 5 musim. Sempat cedera di awal musim, Ter Stegen akhirnya melakoni debut bersama Barca saat menang 1-0 atas Apoel di Liga Champions. Ia menjadi pilihan utama di Copa Del Rey dan Liga Champions, sedangkan pilihan utama di La Liga adalah Claudio Bravo. Di musim pertamanya, ia sukses membantu Barca menjuarai Copa Del Rey mengalahkan Athletic Bilbao dan Liga Champions mengalahkan Juventus di Olympiastadion, Berlin. Musim selanjutnya, Ter Stegen baru melakoni debutnya di La Liga saat Barca menang 2-1 atas Atletico Madrid. Ia juga bermain saat Barca mengalahkan Sevilla di laga UEFA Super Cup. Musim ini, barulah Ter Stegen menjadi pilihan utama Barca di semua kompetisi setalah hengkangnya Claudio Bravo ke Manchester City. Sampai saat ini total Ia telah mencatatkan 85 pertandingan bagi Barca di semua kompetisi dan mempesembahkan beberapa gelar diantaranya:
  • ·         2 La Liga
  • ·         2 Copa Del Rey
  • ·         1 Piala Super Spanyol
  • ·         1 Liga Champions
  • ·         1 UEFA Super Cup
  • ·         1 Piala Dunia Antarklub
Di Tim Nasional, Ia melakoni debut seniornya pada 2012 saat Jerman dikalahkan Swiss 3-5 di laga persahabatan. Ter Stegen belum pernah merasakan kemenangan dan selalu kebobolan di 3 laga perdananya bersama Tim Nasional Jerman, Ia baru mencatatkan cleansheet saat imbang melawan Polandia di laga persahabatan. Ter Stegen juga disertakan dalam skuad Jerman untuk Euro 2016. Namun sayangnya, Ia hanya menjadi pilihan kedua setelah Manuel Neuer. Karena adanya Neuer, alhasil Ter Stegen hanya punya 9 caps di Tim Nasional Jerman.
Ter Stegen saat membela Tim Nasional Jerman

Ter Stegen adalah Penjaga Gawang yang hebat dan kuat dalam menghentikan tendangan jarak jauh, ia juga punya reflek dan kesigapan di atas rata-rata. Yang paling spektakuler adalah ketika ia melakukan penyelamatan di garis gawang saat semifinal leg kedua Liga Champions menghadapi Bayern Munich musim 2013-2014 yang juga mendapat penghargaan sebagai Penyelamatan Terbaik versi UEFA di musim tersebut. Namun ia sepertinya harus menerima takdir karena terlahir satu generasi dengan kiper-kiper hebat satu negara seperti Bernd Leno, Kevin Trapp, dan tentu saja Manuel Neuer yang membuatnya hanya menjadi pilihan kedua di Tim Nasional.
Penyelamatan Ter Stegen yang menjadi Penyelamatan Terbaiik UEFA


Tapi walau bagaimanapun, Ter Stegen adalah salahsatu kiper terbaik di dunia saat ini dan ia seharusnya bersyukur jika negaranya tak pernah kehabisan talenta kiper-kiper hebat di tiap generasi.


0 komentar:

Posting Komentar