![]() |
| Roberto Gagliardini Gelandang Dinamis Inter Milan |
Roberto Gagliardini adalah pesepakbola
profesional berusia 24 tahun yang berposisi sebagai Central Midfielder atau Gelandang Tengah di klub Serie A
Internazionale Milan dan Tim Nasional Italia
Lahir di Bergamo, Gagliardini mengawali
karir sepakbolanya di klub kampung halamannya Atalanta sejak tahun 2001. Ia
mulai bermain di tim muda, tim reserve atau
lapis kedua, hingga akhirnya promosi
ke tim utama pada musim 2013-2014. Gagliardini membuat debut profesionalnya
pada Desember 2013 saat Atalanta mengalahkan Sassuolo di Coppa Italia. Saat di
Atalanta, Gagliardini lebih banyak dipinjamkan ke klub-klub Serie B.
Pada Januari 2014, Gagliardini
dipinjamkan ke Cesena untuk mendapat jam terbang lebih. Ia mencetak gol
peradnanya sebagai pemain profesional saat menghadapi Varese. Selama masa
pinjaman di Cesena, Gagliardini tampil sebanyak 19 kali dan berhasil membantu
Cesena promosi ke Serie A. Musim selanjutnya Ia kembali dipinjamkan ke Spezia
lalu ke Vicenza dan total telah bermain di 30 pertandingan di kedua klub tersebut.
![]() |
| Gagliadini saat masa peminjaman di Cesena |
Pada Mei 2016 setelah kembali dari masa
peminjaman, Gagliardini akhirnya membuat debut di Serie A saat menang di
kandang Genoa 2-1. Ia mulai menjadi pilihan utama lini tengah Atalanta saat
ditangani oleh Gianpiero Gasperini di awal musim 2016-2017. Gagliardini menjadi
pemain vital di Atalanta bersama Mattia Caldara dan Franck Kessie hingga
membuat Atalanta menjadi tim yang cukup diperhitungkan di Serie A. Namun
performa menakjubkan yang ditampilkan Gagliardini menimbulkan ketertarikan dari
Internazionale Milan yang serius ingin mendatangkannya ke Giuseppe Meazza.
![]() |
| Gagliardini saat masih membela Atalanta |
Akhirnya pada Januari 2017,
Internazionale Milan resmi mengumumkan kepindahan Gagliardini dengan status
pinjaman, dan Inter baru bisa mempermanenkan Gagliardini pada musim panas 2018
dengan biaya transfer sebesar €20 juta. Gagliardini menandatangani kontrak
selama 5 musim dan menggunakan nomor punggung 5 peninggalan Felipe Melo yang
hengkang ke Palmeiras. Ia membuat debutnya bersama Inter saat berhadapan dengan
Chievo di Giuseppe Meazza dan bermain 90 menit di laga tersebut. Gagliardini
langsung menjadi pilihan utama manajer Inter Stefano Pioli di lini tengah Inter
berduet dengan Geoffrey Kondogbia ataupun Marcelo Brozovic yang bergantian
mendampinginya sebagai gelandang jangkar. Sejauh ini ia telah bermain di 10 laga
bersama Inter di semua kompetisi.
Di Tim Nasional Italia, pada November
2016 Gagliardini mendapat panggilaan untuk pertama kalinya ke skuad senior
untuk laga menghadapi Liechtenstein dan Jerman. Namun ia belum diberi
kepercayaan bermain oleh pelatih Gianpiero Ventura di dua laga tersebut. Namun
setelah tampil bagus bersama Inter, pada Maret 2017 Ia akhirnya dipercaya oleh
Ventura untuk membuat debutnya di Tim Senior saat menghadapi Belanda. Di laga
itu ia masuk menggantikan De Rossi yang cedera di menit 37 dan berhasil
membantu Italia menang 2-1. Pertandingan tersebut sekaligus menjadi
satu-satunya caps Gagliardini bersama
Tim Nasional Italia. Tentunya masih bisa terus bertambah jika performanya
konsisten.
![]() |
| Gagliardini saat melakoni debutnya bersama Italia |
Gagliardini adalah Gelandang bertipe Box-To-Box yang biasa bermain di formasi
4-2-3-1 sebagai salahsatu dari dua gelandang jangkar di formasi tersebut. Di
Atalanta Ia memainkannya bersama Franck Kessie sedangkan di Inter Ia bertandem
dengan Kondogbia. Gagliardini adalah gelandang yang dinamis, selalu bergerak dan
memiliki stamina yang sangat baik untuk berebut bola di lini tengah. Selain itu juga ia enerjik, agresif, tangguh, dan pekerja keras. Ia adalah
penerima bola dari Bek untuk kemudian disalurkan ke depan guna membangun
serangan. Selain sebagai penyalur, Gagliardini pun seringkali melakukan sprint melebar
ke sisi lapangan untuk melakukan shooting
ataupun crossing. Ditambah dengan
posturnya yang bertinggi 188 cm, ia cukup handal dalam duel bola udara dan
melakukan intersep ataupun blok. Kemampuan passingnya
pun cukup baik, presentasinya adalah 84% passing
akurat per pertandingan. Namun sayang Gagliardini kurang memiliki
kreatifitas dalam memulai serangan. Ia seringkali terlalu lama dalam menguasai
bola hingga akhirnya direbut oleh lawan dan membahayakan lini pertahanan.
Jika Ia bisa terus konsisten dan
meningkatkan kemampuannya, sudah pasti Gagliardini akan menjadi pemain yang
sangat penting bagi timnya dan Italia di masa depan.










0 komentar:
Posting Komentar